Pages

Powered By Blogger

Kamis, 30 Desember 2010

Hukum Stokes


George Gabriel Stokes adalah kelahiran matematikawan Irlandia yang menghabiskan sebagian besar hidupnya bekerja dengan sifat fluida. Ia paling terkenal karena karyanya menggambarkan gerakan bola melalui cairan kental.Hal ini mengarah pada pengembangan dari itu Hukum Stokes. Persamaan ini menunjukkan gaya yang dibutuhkan untuk memindahkan sebuah bola kecil melalui diam, cairan terus menerus pada kecepatan tertentu. Hal ini didasarkan terutama pada jari-jari bola dan viskositas fluida. Persamaan yang dikembangkan adalah
F=6(pi)RnVc, F = 6 (pi) RnVc,
dimana R adalah jari-jari bola, n adalah viskositas, dan Vc adalah kecepatan melalui cairan terus menerus.Persamaan ini dapat dimanipulasi untuk menghitung viskositas fluida.Sebuah penjelasan diberikan di lab parsial menulis-up terkait di bawah ini.

Adalah pekerjaan Stokes adalah lebih halus kemudian ke akun untuk "(atau tepi) efek dinding" dan "efek akhir" oleh Gibson dan Jacobs pada tahun 1920.Fenomena ini menghasilkan kecepatan diamati lebih lambat karena media tidak kontinyu.Pengaruh account koreksi dinding untuk kompresi cairan terhadap sisi memegang wadah cairan sebagai bola bergerak melalui. Ini didasarkan pada rasio antara jari-jari bola dan jari-jari dalam silinder.

Koreksi efek akhir memodifikasi hukum Stokes untuk memperhitungkan fakta bahwa bola tidak jatuh tanpa batas waktu dan didasarkan pada rasio jari-jari bola dengan tinggi total cairan. Pengaruh koreksi ini biasanya jauh lebih kecil daripada pengaruh koreksi dinding.

Teman-hukum Stokes juga dapat digunakan untuk mencari viskositas cairan yang sama pada temperatur yang berbeda.Objek bergerak jauh lebih lambat melalui cairan dingin sangat selain melalui cairan hangat.

Sir Arthur Conan Doyle


Siapa yang tidak mengetahui kisah detektif Sherlock Holmes.Novel Sherlock Holmes merupakan salah satu novel misteri yang terkenal di dunia. Jika Anda merupakan penggemar komik Detective Conan, Anda pasti mengetahui tentang tokoh yang sangat diidolakan oleh Conan.

Pada post kali ini,gw mau mengulas siapa sih yang melahirkan sosok Sherlock Holmes di dunia novel misteri.Cz,gw salah satu penggemar Sir Sherlock.

Sir Arthur Conan Doyle. Adalah sosok dibalik kejeniusan sang Detektif Sherlock Holmes.

Sir Arthur Ignatius Conan Doyle (lahir 22 Mei 1859 – meninggal 7 Juli 1930 pada umur 71 tahun) adalah pengarang cerita fiksi terkenal berkebangsaan Inggris. Salah satu karangannya yang paling terkenal adalah serial petualangan Sherlock Holmes, seorang detektif fiksi yang eksentrik.

Doyle dilahirkan pada tahun 1859. Ia mendapat gelar dokter dari Universitas Edinburgh dan mulai membuka praktek di Southsea, Inggris pada tahun 1882. Ia mengarang banyak cerita, dua diantaranya tidak pernah dipublikasikan.

Pada tahun 1886, ia menciptakan tokoh Sherlock Holmes yang diilhami dari Dr. Joseph Bell, salah satu dosennya. Cerita pertama yang berjudul A Study in Scarlet (bahasa Indonesia: Penelusuran Benang Merah) ini diterima publik dengan baik. Akan tetapi, ketenaran tokoh itu baru dimulai pada tahun 1891 ketika ia menulis serial petualangan Sherlock Holmes bersama sahabat setianya, Dr. Watson, dalam bentuk kompilasi cerita pendek. Ia meninggal pada tahun 1930 karena sakit.

Sang penulis Sherlock sudah tiada,namun petualangan Sherlock Holmes yang dikisahkan oleh Watson tetap menggema hingga saat ini.

Selasa, 21 Desember 2010

simple plan-famous for nothing

cuz i’m famous for nothing
i love my fame
so let’s talk more about me
i got no shame,
my sex tape is coming out next week

i’m so crazy
cuz it’s good for the ratings
so take another picture for us weekly
calling my friends
you call ‘em paparazzi

turn up the lights, cameras a go
get out the way
cuz i’m famous for nothing
out every night,
my life’s a show
i’m getting paid
cuz i’m famous for nothing
i can’t act, can’t dance, can’t write, can’t sing
no, i can’t do anything
turn up the lights, i love the dough
cuz i’m famous for nothing.

oh oh oh oh

cuz i’m famous for nothing

good press, bad press
it makes no difference to me
if i go to the grocery store
i make sure to call tmz
when i go out
i get paid to party.
i’m always on the list
champagne, red carpet
you fly coach
i only fly private

turn up the lights, cameras are go
get out the way
cuz i’m famous for nothing
out every night,
my life’s a show
i’m getting paid
cuz i’m famous for nothing
i can’t act, can’t dance, can’t write, can’t sing
no, i can’t do anything
turn up the lights, pile up the dough
cuz i’m famous for nothing.

i’m dating someone famous
it makes me even more famous it’s true
i can hear you people laughing
can’t you see the joke is really on you.
now you follow all my ups and downs,
i’m filling up my bank account
i’m so big, i’m so important
you wanna be my friend,
just call my agent.

say you only got fifteen minutes
and mine are almost up
i guess i’ll take the bus back home
when my spin off flops.

turn up the lights, cameras are go
get out the way
cuz i’m famous for nothing
out every night,
my life’s a show
i’m getting paid
cuz i’m famous for nothing
i can’t act, can’t dance, can’t write, can’t sing
no, i can’t do anything
turn up the lights, pile up the dough
cuz i’m famous for nothing.

i got the life, too bad they know,
get out the way
cuz i’m famous for nothing
out every night,
my life’s a show
i’m getting paid
cuz i’m famous for nothing
i can’t act, can’t dance, can’t write, can’t sing
no, i can’t do anything
turn up the lights, pile up the dough
cuz i’m famous for nothing.




Avril Lavigne-When Youre Gone

Intro:  Em

Piano: C-Em (x3) D
C Em
e|-14h15-12-14h15-12--|-14h15-12----14h15-22-|
B|--------------------|----------------------|
G|--------------------|----------12----------|
D|--------------------|-14----------14-------| (x3)
A|-15-----------------|----------------------|
E|--------------------|----------------------|
then

D
e|----------15-14----------|
B|-------15-------15-------|
G|----14-------------14----|
D|-12-------------------12-|
A|-------------------------|
E|-------------------------|


Verse 1:
G D/F# Em
i always needed time on my own
C D
i never thought i need you there when i cry
G D/F# Em
and the days feel like years when im alone
C D
and the bed where you lie its made up on your side


Refrain:
Am G/B
when you walk away i count the steps that you take
C D
do you see how much i need you right now


Chorus:
C Em D
when you're gone the pieces of my heart
are missing you
C Em D
when you're gone the face that came to know is missing to
Am C
when you're gone the words i need to hear
G D/F# C D
to always get me through the day and make it okay

i miss you


(Repeat Intro)


Verse 2:
G D/F# Em
I've never felt this way before
C D
Everything that I do, reminds me of you
G D/F# Em
And the clothes you left that lied on the floor
C D
And they smell just like you, I love the things that you do


(Repeat Refrain and Chorus)


Bridge:
Bm C G
We were made for each other, Out here forever
D B7
I know we were yeahh!!!
Em
I know I ever wanted was for you to know
C
Everything I do I give my heart and soul
A/C# D
I can hardly breathe I need to feel you here with me yeahh!!!


Avril Lavigne - When You're Gone.mp3

Minggu, 12 Desember 2010

Perbedaan gelombang AM dan FM

Modulasi frekuensi

Modulasi frekuensi adalah suatu metode untuk mengirimkan isyarat frekuensi rendah dengan cara memodulasi frekuensi gelombang pembawa berfrekuensi tinggi. Kecepatan sudut pembawa (ω) dibuat berubah-ubah dengan amplitudo isyarat pemodulasi.

\omega=\omega_o+K_tV_mcos \omega_mt\,\!

Dimana f_o=\frac{\omega_o}{2\pi}\,\! adalah frekuensi tengah pembawa. Dan fm=\frac{\omega_m}{2\pi}\,\! adalah frekuensi isyarat pemodulasi. Dengan integrasi: v=V_ocos \left(\omega_ot+\frac{k_tV_m}{\omega_m}sin \omega_mt\right)\,\!

Deviasi frekuensi

Harga maksimum \frac{k_fV_m}{2\pi}\,\! disebut dengan deviasi frekuensi dan ditulis dengan \Delta\,f Perbandingan deviasi maksimum dalam Hertz diperoleh dengan

m_f = \frac { \Delta \, f_{max}} {f_{m(max)} \, \!}

\therefore\,v=V_o\,cos (\omega_ot+m_f\,sin \omega_mt)\,\!

Keunggulan FM terhadap AM adalah:

  1. Amplitudo yang konstan dari gelombang FM memungkinkan efisiensi pemancar yang tinggi.
  2. Desah pada isyarat FM hanya sepertiga dari desah isyarat AM untuk lebar jalur yang sama.

Kekurangan

Kerugian FM adalah kebutuhannya akan lebar jalur yang lebih lebar

B_w=2m_ff_{m(max)}=2\Delta\,f_{max}\,\!

Untuk siaran hiburan, harga fm(max) biasanya adalah \pm 75 kHz yang memungkinkan frekuensi pemodulasi sebesar 15 kHz


Modulasi amplitudo

Modulasi amplitudo adalah proses memodulasi isyarat frekuensi rendah pada gelombang frekuensi tinggi dengan mengubah-ubah amplitudo gelombang frekuensi tinggi tanpa mengubah frekuensinya. Frekuensi rendah ini disebut isyarat pemodulasi dan frekuensi tinggi adalah pembawa. Metode ini dipakai dalam transmisi radio AM untuk memungkinkan frekuensi audio dipancarkan ke jarak yang jauh, dengan cara superimposisi frekuensi audio pada pembawa frekuensi radio yang dapat dipancarkan melalui antena. Frekuensi radio adalah frekuensi yang dipakai untuk radiasi energi elektromagnetik koheren yang berguna untuk maksud-maksud komunikasi. Frekuensi radio terendah adalah sekitar 10 kHz dan jajarannya merentang hingga ratusan GHz. Pembawa yang termodulasi terdiri dari tiga frekuensi yang semuanya RF, yaitu fc Pembawa. fc + fm Frekuensi samping atas. fcfm Frekuensi samping bawah. Jika pembawa digambarkan oleh ec = Asinωct disini \omega_c=2\pi\,f_c dan isyarat pemodulasi oleh em = Asinωmt disini \omega_c=2\pi\,f_m maka amplitudo pembawa termodulasi dapat dinyatakan sebagai \left(A+B\sin\omega_mt\right)\sin\omega_ct kalau hal ini diuraikan, maka diperoleh \begin{align} A \sin \omega_c t + B \sin \omega_m t \sin\ omega_c t &= A \sin \omega_c t + \frac { B \cos \left( \omega_c - \omega_m \right) t } { 2 } - \frac { B \cos \left( \omega_c + \omega_m \right) t } { 2 } \\ &={\color{blue} A \sin \omega_c t } + {\color{green} \frac { B \sin \left[ \left( \omega_c - \omega_m \right) t + \frac{\pi}{2} \right] }{2}}+{\color{red} \frac{B \sin \left[ \left( \omega_c + \omega_m \right) t - \frac{\pi}{2} \right] } { 2 } }\end{align}

{\color{blue}\mbox{biru}} adalah pembawa {\color{green}\mbox{hijau}} adalah frekuensi samping bawah {\color{red}\mbox{merah}} adalah frekuensi samping atas Jika pembawa dimodulasi oleh bentuk gelombang kompleks, maka akan timbul bermacam-macam frekuensi yang membentuk jalur-jalur samping atas dan bawah. Dalam radio AM, karena oleh persetujuan internasional saling dipisahkan 9 kHz, frekuensi modulasi maksimum adalah 4,5 kHz. Kedua jalur samping dipancarkan meskipmun hanya salah satu yang didemodulasi dalam pesawat penerima. AM juga dipakai dalam transmisi isyarat video dalam televisi. AM adalah sistem yang sederhana, murah, dan hanya membutuhkan lebar jalur kecil. Tetapi sistem ini buruk dalam perfomansi isyarat terhadap desah bila dibandingkan dengan metode lain misalnya modulasi frekuensi dan modulasi kode pulsa.


referensi

wikipedia

Bondan Prakoso ft Fade2Black-kita untuk slamanya

Bondan Prakoso ft Fade2Black
kita untuk slamanya

ok detak detik tirai mulai menutup panggung
tanda skenario… eyo… baru mulai diusung
lembaran kertas barupun terbuka
tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga
kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
memori crita cinta aku, dia dan kamu

saat dia (dia) dia masuki alam pikiran
ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
cinta masa sekolah yang pernah terjadi
dat was the moment a part of sweet memory
kita membumi, melangkah berdua
kita ciptakan hangat sebuah cerita
mulai dewasa, cemburu dan bungah
finally now, its our time to make a history

[chorus]

bergegaslah kawan tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan, saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan
kenanglah sahabat kita untuk slamanya

satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
satu cerita teringat didalam hati
karena kau berharga dalam hidupku, teman
untuk satu pijakan menuju masa depan

saat duka bersama, tawa bersama
berpacu dalam prestasi (huh) hal yang biasa
satu persatu memori terekam
didalam api semangat yang tak mudah padam

kuyakin kau pasti sama dengan diriku
pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
kawan kau tahu, kawan kau tahu kan?
beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan

Proses dispersi pigmen

Proses dispersi pigmen merupakan suatu tahapan penting dalam pembuatan pigmen pasta. Proses ini harus berjalan efektif dan efisien karena sangat berpengaruh terhadap kualitas pigmen seperti kualitas gloss,kekuatan warna dan sifat transparansi pigmen. Pada umumnya proses disperse dapat dibagi menjadi tiga tahapan yaitu proses pembasahan (wetting), proses pemecahan (grinding) dan proses stabilisasi.
  • Proses pembasahan pigmen: Pada proses pembasahan pigmen,seluruh gas oksigen yang terdapat di antara permukaan agregat dan aglomerat pigmen digantikan oleh resin.

  • Proses pemecahan: Proses ini membutuhkan energi mekanis yang besar agar aglomerat pigmen dapat terpecahkan ke partikel yang lebih kecil.

  • Proses stabilisasi: Proses ini bertujuan diperlukan untuk mempertahankan pigmen yang telah terpecahkan tidak bersatu kembali.

Mekanisme proses dispersi.

Pemilihan pendispersi (dispersant) yang tepat sangat dipengaruhi oleh sifat kimia pigmen dan juga resin yang digunakan.

Proses Pembasahan Pigmen

Pada intinya proses ini merupakan suatu proses yang menggantikan senyawa yang teradsorpsi di permukaan pigmen dan di dalam agglomerasinya (seperti air,oksigen,dan udara) dengan bantuan resin.

Proses pembasahan yang sempurna akan meningkatkan performa tinta yang begitu sangat tergantung oleh interaksi antara partikel pigmen dan system resin. Proses ini dapat dibantu dengan adanya suatu dispersant yang membantu terjadinya interaksi antar partikel cair dan padat dengan cara mengggantikan interaksi partikel antara gas/udara dengan padat.

Proses Penggantian udara dan air oleh resin

Tingkat efisiensi dari proses pembasahan ini sangat tergantung dari perbedaan tegangan permukaan (surface tension) dari pigmen dan resin. Mekanisme adsorpsi ini sangat tergantung pada sifat kimia pigmen dan juga tipe dispersant yang dipakai.

Kajian secara thermodinamika

Secara termodinamika proses pembasahan membutuhkan kerja adhesi pada interface cair dan padatan (Wa) yang begitu besar atau setidak-tidaknya lebih besar dari kerja kohesi yang dibutuhkan (Wa > Wk).

Kecepatan penetrasi suatu zat cair ke dalam suatu padatan dapat dijelaskan melalui persamaan Wasburn

Dimana h ialah kedalaman (tinggi) aksi penetrasi selama waktu t, σ ialah tegangan permukaan dari cairan, η ialah viskositas, θ ialah sudut pembasahan (wetting), r ialah radius rata-rata dari kapilar, C ialah koefisien struktural (berhubungan dengan porositas) sedangkan W ialah energi pembasahan (wetting).

Proses Pemecahan

Setelah melalui proses pembasahan (wetting stage), tahapan selanjutnya adalah proses pemecahan (grinding stage) Proses ini memerlukan energi mekanis yang dapat diperoleh dari mesin pemecah (grinding machine).

Pigmen yang telah terdispersi

Setelah pigmen terpecahkan menjadi partikel-partikel kecil maka luas permukaan pigmen pun semakin besar sehingga diperlukan zat aditif dalam jumlah yang cukup besar untuk membasahi permukaan tersebut.

Namun meskipun pigmen telah terdispersi,partikel-partikel tersebut dapat kembali membentuk agglomerasi. Proses ini dinamakan flokulasi. Agar flokulasi tidak terjadi maka diperlukan suatu proses lanjutan yang dinamakan proses stabilisasi.

Proses Stabilisasi pigmen

Tujuan proses stabilisasi adalah untuk mencegah terjadinya flokulasi.Sifat flokulasi pigmen dapat dilihat dari tidak seragamnya ukuran partikel. Flokulasi menyebabkan sifat aliran tinta (reologi) tinta menjadi buruk dan menurunnya sifat gloss tinta dan juga berkurangnya stabilitas tinta. Pada umumnya, flokulasi akan berkurang jika pada tinta diberikan suatu energi mekanis (mixing) namun keadaan tersebut hanya sementara karena flokulasi akan terbentuk lagi jika energi yang diberikan ditiadakan. Karena itu dalam proses dispersi perlu ditambahkan zat dispersant untuk mencegah terjadinya flokulasi.

Proses stabilisasi menghambat terjadinya gaya Van der Waals di antara partikel pigmen yang dapat menyebabkan terjadinya aglomerasi.

Terdapat dua prinsip mekanisme terjadinya proses stabilisasi pada proses dispersi pigmen.

  • Stabilisasi Elektron: Stabilisasi elektrostatik terjadi apabila tempat-tempat yang bermuatan sama pada permukaan pigmen bersentuhan satu sama lain. Dua partikel yang memiliki muatan sama menghasilkan efek tolak-menolak. Tolakan Coulomb yang dihasilkan oleh partikel-partikel bermuatan memungkinkan sistem tetap stabil.

  • Stabilisasi Sterik: Pigmen dikatakan stabil secara sterik apabila permukaan partikel-partikel padat seluruhnya ditutupi oleh polimer, sehingga membuat persentuhan partikel dengan partikel tidak mungkin. Interaksi kuat antara polimer dan pelarut (pelarut organik atau air) mencegah polimer untuk berdekatan satu sama lain (flokulasi).


referensi:
http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_material/mengenal-lebih-jauh-proses-dispersi-pigmen/